3 Cara Temukan Gaya Menulismu

Setiap penulis memiliki gaya tersendiri dalam menuangkan imajinasinya. Dengan gaya tersebut terbentuklah suatu karya yang khas. Kekhasan ini menjadikan karya yang ditulisnya unik dan menjadi pembeda dari penulis lainnya.
Tentu tidak langsung didapatkan begitu saja gaya menulis yang khas tersebut. Bahkan penulis yang kini sudah terbilang ahli pun pernah melewati masa pencarian untuk menemukan gaya menulisnya. Begitu juga Anda yang ingin menemukan gaya menulis. Bukan penulis yang banyak gaya yang akan membuat tulisannya tidak berbobot. Pastinya Anda berharap bisa menulis tulisan berenergi sehingga membuat pembaca termotivasi atau terbawa oleh jalan pikiran dalam tulisan Anda.
Oleh sebab pentingnya gaya menulis ini, sekarang temukan gaya menulismu. Maka selanjutnya perlu Anda mengetahui langkah-langkah untuk menemukan gaya menulis Anda. Berikut ini tiga cara yang harus Anda lakukan untuk menemukan gaya menulis.
Cara Temukan Gaya Menulismu

Teruslah menulis

Bisa menulis bukanlah faktor keturunan, bukan sesuatu yang dibawa dari lahir. Menulis merupakan skil berbahasa yang hanya bisa tumbuh dan berkembang dengan cara berlatih. Ketika Anda sudah terbiasa menulis, niscaya gaya menulis akan Anda temukan.

Jadilah diri sendiri

Setiap orang diciptakan berbeda-beda walau dilahirkan kembar sekalipun. Temukan gaya menulismu dengan mengenali diri sendiri. Mulailah dengan menulis dari yang Anda sukai. Saat Anda sudah nyaman menulis saat itulah Anda menemukan gaya menulis Anda. Ketika Anda senang menulis dengan bahasa santai, lucu, serius, atau tegas, itulah gaya menulis Anda yang perlu dikembangkan. Itulah kehasan gaya tulisan Anda yang mesti dipertahankan. Sebab tulisan Anda mencerminkan diri Anda.

Cari mentor menulis

Menjadi seorang penulis sukses, pasti di belakangnya ada orang-orang hebat yang menginspirasinya. Segalanya butuh proses dan dalam proses ini ada orang yang berperan dalam perjalanan hidupnya. Semua penulis sukses tidak pernah berhenti belajar. Di antaranya belajar kepada ahlinya yang berperan sebagai mentor menulis. Sebab terkadang di tengah perjalanan bisa jadi berhenti menulis, semangat menulis menurun yang disebabkan oleh berbagai faktor, pada masa ini mentor menulis bisa memberikan solusi agar menulis bisa sampai selesai hingga menjadi buku.
Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply