Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

4 Alasan Sanur Masih Jadi Favorit Wisatawan

Pusatsemangat.com – “4 Alasan Sanur Masih Jadi Favorit Wisatawan”. Selamat menikmati info menarik dari kami. Jangan lewatkan untuk membaca informasi ini sampai selesai. Semoga bisa berikan inspirasi.

DENPASAR, KOMPAS.com – Berkelana ke kawasan Sanur, Anda akan merasakan hal yang berbeda dengan wilayah lainnya di Bali. Terutama bila dibandingkan dengan wilayah Kuta yang sedang ramai-ramainya dikunjungi wisatawan.

“Sanur itu booming-nya sudah lewat, sekitar tahun 1980-an. Tapi sampai kini tak pernah sepi, walau tak se-crowded Kuta,” tutur Taruh Ariartha, Manager E-Commerce Prime Plaza Suites Sanur, yang pula warga asli Sanur, kepada KompasTravel.

Baca pula: Liburan ke Sanur, Yuk Ikut Wisata Konservasi Penyu

Menurut dia, wisatawan yang datang ke Sanur saat ini berbeda dengan sepuluh tahun lalu. Ketika ini wisatawan yang berkunjung lebih “senior” dan bukan adalah first visit ke Bali.

“Mayoritas wisatawan ke Sanur kini terutama tamu hotel itu yang senior, terkadang mereka bawa keluarga. Tapi yang jelas sudah bukan pertama kali lagi ke Bali,” tutur pria yang sering disapa Ari itu.

Ia mengaku tidak sedikit memperoleh kesan baik dari wisatawan yang datang ke Sanur. Menurut mereka, Sanur cukup cocok untuk menikmati Bali untuk yang kesekian kali.

Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).

“Mereka yang datang suka Sanur yang tak terlalu crowded, masih nyaman untuk dinikmati orang dewasa. Pula sebab masyarakatnya masih menjaga Sanur dengan kearifan lokal dan religinya,” tutur Ari.

Menurut dia, masyarakat Sanur dikenal masih lekat dengan keagamaan dan tradisi leluhurnya. Hal itu terlihat dari upacara-upacara adat yang masih kerap dan gampang ditemui di kawasan Sanur.

Selain itu, masyarakat Sanur mempunyai beberapa peraturan yang harus dipatuhi industri wisata, seperti bukanya bar dan pusat hiburan tak boleh 24 jam. 

“Sehingga peraturannya menjaga Sanur supaya masih kondusif, tak seramai Kuta. Bar diskotik sudah tutup jam 12-an,” kata Ari.

Selain itu, Sanur menjadi salah satu tempat di Bali yang menyajikan tidak sedikit kuliner tradisional. Mulai dari nasi campur, ayam lalapan, betutu, sambal bali, dan masih tidak sedikit lagi.

Sejumlah nelayan memacu perahu layar mereka saat kompetisi perahu tradisional untuk memeriahkan Sanur Village Festival 2017 di Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Rabu (9/8/2017). Festival bertema Bhinneka Tunggal Ika yang berlangsung pada 9-13 Agustus dengan menampilkan berbagai kegiatan dan atraksi wisata tersebut bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sanur. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/kye/17.ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana Sejumlah nelayan memacu perahu layar mereka ketika kompetisi perahu tradisional untuk memeriahkan Sanur Village Festival 2017 di Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Rabu (9/8/2017). Festival bertema Bhinneka Tunggal Ika yang berlangsung pada 9-13 Agustus dengan menampilkan berbagai kegiatan dan atraksi wisata tersebut bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sanur. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/kye/17.

Ketika itu KompasTravel sempat mencicipi kuliner Sambal Mak Beng dan Nasi Campur Men Weti. Keduanya sangat dipadati wisatawan bahkan sebelum buka. Soal rasa jangan ditanya, kuliner-kuliner tradisional itu dapat membuat lidah Anda kangen akan cita rasa Bali.

Sanur pula jadi tempat terbaik bagi wisatawan yang ingin berburu matahari terbit dari Pulau Dewata. Konon deretan pantai di kawasan Sanur jadi spot tercantik melihat sunrise, bahkan ada satu pantai di Sanur yang dinamai Pantai Matahari Terbit.

“Kalau ke Sanur harus liat keindahan matahari terbitnya, terutama di deretan pantai itu ada Pantai Matahari Terbit, Segara Ayu, Pantai Karang, Sindu, dan Pantai Sanurnya,” terang Ari.

Baca pula: Sarapan Nasi Campur Bali Legendaris di Pantai Segara Ayu, Sanur

Alasan terakhir wisatawan masih ramai ke Sanur adalah sebab letaknya yang strategis, berada di tengah destinasi wisata Bali.

Ari mengatakan tak jarang wisatawan yang menginap di Sanur berkeliling obyek wisata di Bali, mulai dari Besakih, Karang Asem, Ubud, Tanah Lot, dan Kuta.

“Sanur itu kan posisinya di tengah ya, jadi kemana-mana itu relatif gampang dijangkau. Rata-rata menuju ke kawasan wisata kayak Ubud, Karangasem, Kuta itu tak lebih dari satu jam,” pungkas Ari.

Warga Sanur juga optimis dengan kearifan lokalnya yang menjaga Sanur, pariwisata di sana akan tetap hidup dan terjaga.

Terimakasih telah membaca informasi dari kami tentang “4 Alasan Sanur Masih Jadi Favorit Wisatawan”. Informasi ini pernah diterbitkan di sini. Jangan sampai tak baca informasi menarik lainnya ya.

Leave a Reply