5 Makanan Nasional Indonesia yang Baru Ditetapkan Kemenpar, Mulai Soto hingga Gado-gado

Pusatsemangat.com – Motivasi dan Inspirasi terbaru tentang 5 Makanan Nasional Indonesia yang Baru Ditetapkan Kemenpar, Mulai Soto hingga Gado-gado. Jangan dilewatkan informasi menarik ini dan pastikan Anda baca sampai selesai. Semoga informasi ini dapat menginspirasi Anda.

5 Makanan Nasional Indonesia yang Baru Ditetapkan Kemenpar, Mulai Soto hingga Gado-gado

TRIBUNTRAVEL.COM – Industri kuliner memberikan sumbangan cukup besar dalam ekonomi kreatif.

Melansir dari Kompas.com, sebesar 30-40 persen pengeluaran rata-rata wisatawan dialokasikan untuk wisata kuliner.

“Motivasi orang untuk bepergian salah satunya itu kuliner,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui Kompas.com di Kementrian Pariwisata, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Arief menjelaskan, biasanya motivasi wisatawan yang datang ke suatu daerah salah satunya adalah kuliner.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata baru-baru ini menetapkan lima makanan nasional Indonesia.

Apa saja?

1. Soto

Segarnya Soto Lamongan Goyang Lidah di Ruko Bogor Permai Jalan Jendral Sudirman, Bogor, Kamis (1/6/2017). Satu porsi Soto Lamongan tersebut dapat dibeli seharga Rp 18.000, sudah termasuk nasi.
Segarnya Soto Lamongan Goyang Lidah di Ruko Bogor Permai Jalan Jendral Sudirman, Bogor, Kamis (1/6/2017). Satu porsi Soto Lamongan tersebut dapat dibeli seharga Rp 18.000, sudah termasuk nasi. (KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Soto merupakan makanan khas Indonesia yang mirip dengan sop, namun memiliki kuah yang sedikit lebih kental.

Memiliki kuah kekuningan, soto biasanya berisi daging sapi atau daging ayam.

Di Indonesia terdapat begitu banyak jenis soto, di antaranya soto Lamongan, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, sroto Sokaraja, soto Banjar, coto Makassar, dan sebagainya.

Halaman selanjutnya

Terimakasih sudah membaca informasi 5 Makanan Nasional Indonesia yang Baru Ditetapkan Kemenpar, Mulai Soto hingga Gado-gado. Baca juga informasi menarik lainnya di bawah ini.

Leave a Reply