Bukan Cuma Join Islam tetapi Harus Difollow dan Dishare Juga

Umat nabi Muhammad shallohu alaihi wasallam merupakan umat yang beruntung sebab jumlahnya banyak dan ibadahnya mudah-mudah. Tapi anehnya ada saja golongan tertentu yang mengada-adakan sesuatu yang diluar dari ajaran Islam dan mengklaim bahwa itu adalah perintah agama padahal tahu sendiri bahwa hal tersebut adalah kebiasaan masyarakat zaman dahulu sebelum masuknya Islam ke tanah air. Atau suatu budaya masyarakat yang bukan islam yang dipertontonkan dalam film atau iklan.
Kebiasaan tersebut ternyata hanya merepotkan diri saja dan menyiksa diri yang sebenarnya menyiksa diri adalah perbuatan zalim dan mempersulit diri adalah perbuatan yang tidak pandai. Jika agama memberikan kemudahan, untuk apa mempersulit diri?

Bukan Cuma Join Islam tetapi Harus Difollow dan Dishare Juga

Contoh mempersulit diri misalnya masalah aurat. Aurat adalah sesuatu yang sangat harus ditutupi dan harus dijaga. Ada yang pakaiannya serba mini. Pakaian ukuran anak-anak dipakai orang besar. Pastinya itu mempersulit diri. Berjalan atau ketika berada di tempat umum pasti sibuk membereskan pakaian.

Bukan karena tidak rapi tapi karena merasa risih karena banyak pasangan mata melihatnya. Bukannya itu niat dia pakai pakaian tersebut agar banyak yang memperhatikan? Yang memperhatikan bukannya seneng tapi malah kasihan, orangnya padahal punya banyak duit tapi beli baju aja kurang bahan.

Dia kira-kira mengikuti budaya mana? Islam menyuruh kaumnya untuk menutup aurat. Rasulullah menyuruh umat Islam laki-laki dan perempuan untuk menjaga aurat. Jadi follow Islam biar gak ribet.

Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk selalu berakhlak mulia. Beliau sendiri mempraktikkannya. Maka hasilnya beliau diangkat derajatnya. Beliau banyak yang senang padanya, banyak yang ngelike. Temannya banyak bahkan yang tadinya menjadi musuh yang kejam dan berniat mencelakai beliau akhirnya menjadi sahabat setia.

Baca Juga:  Perjalanan Cinta di Lembah Savana
Rasulullah juga telah mengajarkan cara ibadah. Ibadahnya simpel. Kita disuruh shalat misalnya. Shalat gerakkannya mudah, bacaan shalat pun mudah dihapal. Waktu shalat pun sangat renggang dan cuma 5 kali dalam sehari. Waktu pelaksanaannya pun sebentar sekitar 5 menitan.

Ibadah berikutnya yaitu puasa. Puasa disunnahkan makan dulu di pagi hari sebelum waktu fajar tiba. Itu disebut makan sahur. Diahirkan malah lebih bagus dan berpahala. Sedangkan pelaksanaan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari atau waktu magrib. Saat itu diharuskan berbuka walau hanya dengan seteguk air. Menyegerakan berbuka puasa pada waktunya malah mendapat pahala. Tidak seperti pemahaman sesat, buka puasanya diahirkan bahkan sampai tengah malam tidak membatalkannya. Jangan nyiksa dirilah…
Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin