1090 E-Book GRATIS
DOWNLOAD

Dokter Ini Mampu Menyembuhkan Kebodohan pada Anak

Dokter biasanya menangani pasien yang mengeluhkan rasa sakit akibat adanya penyakit. Dokter berusaha membantu pasien untuk menghilangkan penyakitnya dan mengurangi hingga menghilangkan rasa sakitnya.

Di awal, dokter sebelum melaksanakan penanganan lebih lanjut, biasanya mewawancarai pasien terkait keluhan yang dideritanya. Dokter mengumpulkan data keluhan dalam catatan kemudian diterjemahkan dalam bentuk penanganan.

Dengan keluhan-keluhan yang disampaikan, dokter bisa mengambil kesimpulan sehingga dapat memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan. Pastinya dokter telah memprediksi penyakit apa yang di derita berdasarkan data dari keluhan pasien hingga dokter bisa saja merekomendasikan untuk diperiksa di laboratoriun. Data hasil penelitian laboratorium digunakan untuk penguatan perkiraan sebelumnya, apakah hasil diagnosa dokter itu kuat atau hanya praduga saja. Oleh sebab itu, dokter tidak sembarang menentukan penyakit apa yang diderita.

Baca: Penyimpangan-penyimpangan terhadap fitrah

Dokter yang Menyembuhkan Kebodohan

Guru sebagai dokter bagi muridnya. Guru mendiagnosa kemampuan siswa dengan tes, mulai dari yang pling ringan hingga yang paling berat. Tes ini dilakukan di awal pertemuan dengan tujuan supaya bisa menentukan tindakan apa yang dilakukan untuk mengatasi kekurangannya.

Ketika siswa bermasalah, guru memanggilnya dan mengajak bicara empat mata. Guru memanggil orang tuanya untuk berdiskusi. Guru mengunjungi rumahnya untuk mendapatkan informasi lebih dalam. Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui sumber permasalahannya.

Permasalahan-permasalahan dicatatnya sebagai rekaman data. Apabila terjadi permasalahan kembali tentang siswa maka informasi tersebut bisa menjadi rujukannya untuk menentukan tindakan.

"Kita tidak pernah tahu bahwa ilmu dari link yang kita sebar mungkin dapat merubah hidup seseorang."

Leave a Reply