Ini penyebab Kepala Bayi Peyang dan Cara Mengatasinya

0
49

Sebagian bayi kerap lahir dengan memiliki bentuk kepala yang berbeda dibanding bayi lainnya. Normalnya, kepala bayi memiliki bentuk bulat. Namun ada juga yang terlahir dengan kepala bayi peyang atau tidak rata. Kendati tidak memengaruhi perkembangan otak bayi, kepala bayi peyang dapat menyebabkan bentuk wajah dan kepala menjadi tidak simetris.

Tulang tengkorak bayi yang baru lahir masih tipis dan fleksibel, sehingga bisa berubah bentuk jika ada tekanan pada bagian tersebut untuk waktu yang lama. Bagian belakang kepala atau salah satu sisi kepala bayi yang seharusnya bulat bisa menjadi rata, biasanya karena terlalu sering berbaring terlentang.

Happy laughing baby face

Beberapa Penyebab Kepala Bayi Peyang

Bayi dilahirkan dengan tulang tengkorak yang masih lunak dan sambungan antar tulang tengkorak yang masih fleksibel untuk memberi ruang bagi pertumbuhan otak yang terjadi pada tahun pertama kehidupannya. Hal itulah yang membuat kepala bayi dapat berubah bentuk.

Banyak bayi terlahir dengan kepala berbentuk lonjong dan terkesan aneh, yang disebabkan oleh adanya tekanan di jalan lahir pada waktu proses persalinan. Biasanya, bentuk kepala yang lonjong tersebut dapat kembali bulat dengan sendirinya dalam waktu sekitar 6 minggu. Kepala bayi yang bentuknya tidak bulat, dan bukan disebabkan oleh tekanan pada proses persalinan, sering disebut kepala peyang. Dalam dunia medis, istilah kepala bayi peyang dibagi menjadi dua, yakni dan

adalah suatu kondisi di mana salah satu sisi kepala bayi datar, sehingga bentuk kepala terkesan asimetris, posisi kedua telinga dapat menjadi tidak sejajar dan kepala terlihat seperti jajar genjang bila dilihat dari atas. Terkadang dahi dan wajah bisa menonjol sedikit di sisi yang sama dengan sisi kepala yang datar. Sedangkan adalah kondisi di mana bagian belakang kepala bayi menjadi rata, menyebabkan kepala terkesan melebar, dan terkadang dahi menonjol ke depan.

Penyebab paling umum dari masalah kepala bayi peyang baik maupun adalah:

Kecuali pada craniosynostosis, bentuk kepala bayi peyang tidak berpengaruh pada perkembangan otak bayi dan tidak menyebabkan kelainan bentuk kepala di kemudian hari, karena seiring berjalannya waktu, bentuk kepala akan kembali normal. Bayi Anda juga tidak akan mengalami rasa sakit atau gejala lainnya.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kepala Bayi Peyang

Untuk menghindari dan mengatasi masalah kepala bayi peyang, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, di antaranya:

Meskipun tidak membahayakan kesehatan, kepala bayi peyang jangan diabaikan. Jika cara-cara yang telah dipaparkan di atas telah Anda lakukan namun kepala bayi Anda tetap rata atau peyang, segera konsultasikan pada dokter anak untuk mendapatkan penanganan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here