Melawan Kegaptekan, Buat Anda yang Tidak Ingin Gaptek

Melawan Kegaptekan, Buat Anda yang Tidak Ingin Gaptek Lagi. Dulu saya gak pernah pegang yang namanya telepon. Yang mau nelpon juga harus datang ke wartel. Harus bayar per menit. Dikasih waktu dan gak puas. Sudah lagi seru ngobrol, waktu habis. Itu pengalaman orang lain yang pernah pakai wartel.

Biasanya orang yang pakai telpon seperti ini cuma orang kaya saja. Cuma mereka saja yang punya telpon. Saya yang tinggal di kampung paling ada satu rumah yang punya telpon se RW. Kalau mau ke wartel harus ke desa sebelah. 
Muncul teknologi baru bernama telpon genggam. Pakai antena panjang dan bunyinya tulalit-tulalit. Cuma bisa buat nelpon saja. Dan lagi-lagi hanya dimiliki oleh orang yang banyak uang. 
Melawan kegaptekan

Muncul lagi handphone atau hp. Ini datang waktu saya SMP. Teman-teman pada punya. Sekali lagi, hanya orang yang punya banyak uang yang punya. Yang ini sudah bisa kirim SMS. Mereka saling kirim pesan dan suka dengarkan nada dering yang tulalit-tulalit itu. 
Komputer juga sudah ada tapi yang namanya zaman segitu masih belum masuk zaman pentium. Pengen kursus komputer tapi buat apa, belum tau manfaatnya. Pegang komputer pertama kali saat SMA kelas 1 dan saya dikenalkan dengan komputer oleh kakak kelas. Katanya sih, komputer bisa perbaiki diri sendiri. Saya cuma lihat dan bilang oh saja karena belum berani pegang, takut nyetrum. Sekarang saya tahu, itu proses defrag. 
Akhirnya saya putuskan untuk menahan diri pegang komputer atau punya hp karena tidak perlu dan tidak bermanfaat saat itu buat saya. Pokoknya nanti kalau saya punya komputer atau hp, saya akan ulik/ otak-atik sendiri. Tidak perlu kursus yang mengeluarkan uang banyak. 
Saat SMA, baru saya dikasih hp. Entah hp yang sudah pernah terjun payung berapa kali. Casingnya saja sudah pakai karet gelang karena tidak mau nempel. Saat itu saya merasa lebih maju.

Belum lagi saat saya kelas 3 SMA. Di rumah sudah ada komputer. Saat itu sesuai tekad saya di atas, langsung saya eksplore, sampai komputernya minta beberapa kali diinstall ulang Windowsnya. Hehe.

Kakak saya jadi bosan nyervisnya. Akhirnya saya diajarkan cara nginstall Windows sampai dapat orderan nginstall Windows setelahnya saya yang urus.

Muncul lagi pengen belajar desain. Mulai dari potoshop, corel, video editor, sampai desain website saya pelajari terus. Nambah lagi skillnya kan.

Sekarang suka nulis. Suka nulis panjang, sampai ada yang order tulisan copywriting. Jadi blogger. Ada yang minta review produk, saya dikasih hadiah hosting premium gratis full akses.

Wasilah nulis juga, saya jadi bisa bergabung bersama tim yang kece seperti KMOINDONESIA. Jualan Onlinenya kenceng. Saya belajar banyak dari KMO dengan bergabung sebagai salah satu Pejuang Keluarga. Alhamdulillah penghasilan terus ngalir dari sini.

Mau gabung Pejuang Keluarga boleh kontak WA 085223736306

Jadi saya memang pernah gaptek dan sekarang terus belajar menghilangkan kegaptekan. 

Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply