Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Melihat Sisi Lain Aceh di Gayo Alas Mountain International Festival 2018

Pusatsemangat.com – “Melihat Sisi Lain Aceh di Gayo Alas Mountain International Festival 2018”. Selamat menikmati info menarik dari kami. Jangan lewatkan untuk membaca informasi ini sampai selesai. Semoga bisa berikan inspirasi.

TAKENGON, KOMPAS.com – Bicara Aceh mungkin tidak lepas dari konflik, bencana tsunami, sampai kuliner seperti mi aceh atau kopi saring khas Aceh.

Bayangan lain soal Aceh pasti ialah destinasi wisata favoritnya, seperti Masjid Raya Baiturrahman, Pantai Lampuuk, Sabang, Pulau Weh, Museum Tsunami, Danau Laut Tawar, dan Pantan Terong.

Namun, Provinsi Aceh sebenarnya mempunyai kekayaan alam dan budaya yang tidak ada habisnya untuk dinikmati oleh wisatawan, apalagi di wilayah tengah-tenggara Aceh.

Semua wisata itu akan ditampilkan dalam ajang Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018 yang akan digelar selama lebih kurang tiga bulan.

Baca pula: Festival Internasional Dataran Tinggi Gayo-Alas Siap Digelar

Gayo adalah nama suku kedua terbesar setelah Suku Aceh, yang tersebar di Takengon, Bener Meriah dan Gayo Lues. Sementara Alas ialah nama suku yang menempati Kabupaten di Aceh Tenggara, dengan nama ibukota Kutacane.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, ajang GAMIFest adalah sebuah usulan dari Presiden Joko Widodo setelah meresmikan Bandara Rembele Takengon pada 2 Juni 2016 di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Presiden ketika itu sempat menyinggung keinginannya agar membuat kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan dan pariwisata di Dataran Tinggi Gayo-Alas.

Kemudian sejumlah tokoh Gayo yang ada di Jakarta merespon itu dan membahas agenda kegiatan bersama perwakilan Pemerintah Aceh dan Kemenko PMK, disepakatilah nama kegiatan GAMIFest 2018.

Bertajuk “The Power of Nature,” Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh telah merilis dua puluhan event kebudayaan dan pariwisata yang diusung oleh komunitas di Takengon, yaitu tari massal, handycraft and photo expo, Pentas Wonderful Gayo Alas, Coffee and Culine]ary Festival, Jet Ski Exhibition yang akan digelar di Danau Laut Tawar, Paramotor Show, Takengon Rafting di Sungai Peusangan, Pawai Budaya Gayo Alas, Pacu Kuda Tradisional, Lomba Perahu Tradisional, Camping 100 Tenda, dan beragam atraksi lainnya.

Sementara di Kabupaten Bener Meriah akan digelar Festival Panen Kopi, Burni Telong Expidition, serta Aceh Bike Cross Country.

Demikian dengan di Kabupaten Aceh Tenggara atau Kutacane, Festival Arung Jeram dan Festival Leuser Agara akan menjadi rangkaian GAMIFest.

Kabupaten Gayo Lues pula akan turut serta dengan menghadirkan Saman sebagai andalan, dengan menghadirkan Festival Budaya Saman lewat even Saman Sara Lo Sara Ini atau Saman Dua Hari Dua Malam, dengan melibatkan 11 Kampung di 11 Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.

Program ini adalah gagasan Flatfom Indonesiana yang menggandeng Kemendikbud RI dengan pemerintah daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit tersebut.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka GAMIFest 2018 di Lapangan Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah, pada 14 September mendatang.

Terimakasih telah membaca informasi dari kami tentang “Melihat Sisi Lain Aceh di Gayo Alas Mountain International Festival 2018”. Informasi ini pernah diterbitkan di sini. Jangan sampai tak baca informasi menarik lainnya ya.

Leave a Reply