Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Meriahnya Festival Suling Tambur di Raja Ampat…

Pusatsemangat.com – “Meriahnya Festival Suling Tambur di Raja Ampat…”. Selamat menikmati info menarik dari kami. Jangan lewatkan untuk membaca informasi ini sampai selesai. Semoga dapat memberikan inspirasi.

KABARE, KOMPAS.comFestival Suling Tambur digelar di Kampung Kabare, Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat pada 24-26 September 2018.

Acara dimulai pada Senin (24/9/2018) pukul 17.00 dengan parade suling tambur dari para peserta. Mereka berjalan beriringan menuju lapangan Kabare sambil menabuh tambur dan meniupkan suling.

Masyarakat Kabare berhamburan keluar rumah untuk menyaksikan kemeriahan parade suling tambur.

Setelah semua peserta berkumpul di lapangan dan penampilan tarian kolosal, Festival Suling Tambur akhirnya dibuka pukul 20.00 oleh Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati dengan memukul tambur.

Abdul Faris mengatakan, festival ini digelar untuk melestarikan seni budaya asli Raja Ampat dan menarik wisatawan.

“Paling penting bagaimana kearifan lokal, senin budaya ini kita pelihara dengan baik,” kata Abdul Faris sebelum membuka acara di Kabare, Senin malam.

Dia mengatakan, festival Ini merupakan salah satu acara besar yang pertama dilaksanakan di tingkat distrik. Festival Suling Tambur pertama kali digelar di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Festival kedua ini sengaja digelar di Kabare sekaligus untuk mengenalkan wilayah Waigeo Utara.

Ada 12 peserta di Kabupaten Raja Ampat yang mengikuti acara ini, di antaranya Distrik Waigeo Timur, Kabare, Ayau, Kota Waisai, Supnin, Kampung Warwanay. Mereka akan menampilkan atraksi terbaik untuk memperebutkan piala bergilir.

Seniman Suling Tambur yang juga menjadi juri acara ini, Esau Kaihatu mengatakan, peserta akan dinilai kekompakannya, keharmonisan suara tambur dan suling, serta aksi mayoret.

Adapun suling tambur merupakan budaya turun temurun dari Raja Ampat.

“Suling tambur biasa dipakai untuk upacara adat, pernikahan, lamar perempuan, antar harta, hingga acara besar,” kata dia.

Selain perlombaan suling tambur, masyarakat juga menjajakan kerajinan tradisional. Festival ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga.

Terimakasih telah membaca informasi dari kami tentang “Meriahnya Festival Suling Tambur di Raja Ampat…”. Informasi ini pernah diterbitkan di sini. Jangan sampai tidak baca informasi menarik lainnya ya.

Leave a Reply