Ngelamar Kerja Ditolak Melulu? Mungkin Ini Penyebabnya

Punya impian sejak kecil setelah lulus sekolah dapat ijazah terus sampai ke jenjang lebih tinggi disebut kuliah dan lulus dapat ijazah juga.

Ijazah buat apa sih kalau bukan buat lamar kerja. Ya benar, buat lamar kerja. Kalau sudah punya pekerjaan bisa punya gaji tetap. Penghasilan tetap tiap bulannya, asik kan?

Iya asik kalau sudah punya pekerjaan tetap. Punya penghasilan sendiri dan bisa bantu orang tua meyekolahkan adik-adik dan mewujudkan impian orang tua yang ingin beribadah haji.

Ngelamar Kerja Ditolak Melulu? Mungkin Ini Penyebabnya

Itu semua kalau diterima lamaran kerjanya. Faktanya, susah. Ngelamar kerja ditolak melulu. Sudah banyak pintu perusahaan yang sudah diketuk, tapi tidak ada yang mau buka.

Jika memang begitu baiknya jangan pernah mengeluh dan menyerah. Tapi biar tidak buang-buang waktu habis buat lamar kerja lebih baik ketahui penyebab lamaran kerja ditolak melulu.

Gaji Oriented
Sudah tahu ngelamar kerja itu susah diterimanya. Pertama kali diterima, langsung diambil saja. Buat pengalaman kerja, jangan permasalahkan gajinya.

Namanya juga pekerja baru, ada masa adaptasi. Belum full gajinya di awal. Atau kalau memang jumlahnya masih sedikit, ambil. Kalau sudah punya pengalaman kerja, bisa berlatih dan minimal merasakan jadi karyawan.

Dengan pernah bekerja maka pengalaman kerja tersebut bisa jadi modal awal untuk mengasah jadi tenaga profesional. Bukan cuma itu. Pengalaman kerja juga bisa jadi pertimbangan kuat saat melamar kerja. Apalagi pengalaman dan prestasi kerjanya bagus, pasti dijamin mudah lamar kerja. Nilai saat sekolah tidak dapat jamin bisa langsung diterima lamarannya. So, jangan gaji oriented kalau masih mau diterima lamaran kerjanya.

Meragukan
Sudah legalisir banyak dokumen termasuk ijazah. Sudah nulis banyak lamaran kerja tapi tidak ada satupun yang nyangkut. Jangan tanya saya ya. Tanya diri sendiri. Percaya tidak pada diri sendiri. Percaya bahwa diri Anda layak diterima.

Baca Juga:  Antara Penikmat dan Pejuang

Bagaimana bisa diterima kalau masih ada rasa ragu. Siapa lagi yang mau percaya kelebihan diri Anda kalau bukan Anda sendiri. Yang dilamar juga merasa sama bahwa ada yang tidak sesuai dengan keyakinannya. Kalau Anda yakin maka energi positif pasti mengalir pada orang yang akan menjawab lamaran Anda. Yakinkan diri dari sekarang jika ingin lamarannya lancar jaya.

Restu
Sayangi orang tua. Sayangi orang yang ada di sekitar kita. Kalau kita berbuat baik kepada mereka, pasti mereka akan berbuat baik juga kepada kita.

Mereka akan bersedia bantu dan membela saat kita dalam masalah. Itu buah dari kebaikan kita ya. Bisa saja di antara mereka tahu bahwa Anda sedang cari pekerjaan. Lagi lamar kerja ke mana-mana. Bisa jadi mereka juga sedang bantu cari lowongan pekerjaan buat Anda. Bisa jadi orang yang pernah Anda perlakuan baik itu punya perusahaan dan ingin balas kebaikan Anda dengan masuk kerja tanpa syarat. Yang mau cepat diterima kerja, teruslah berbuat baik ya.

Doa Kurang Kencang
Ikhtiar lamar sudah, tinggal nunggu hasilnya. Isi masa-masa ini dengan berdoa. Cuma orang yang sombong yang tidak mau berdoa. Tidak mau ada campur tangan tuhan dalam hidupnya.

Buat kita yang punya tuhan jangan putus doa ya. Dalam Islam mengajarkan bahwa Allah menyuruh kita doa. Kita disuruh minta kepada Allah. Minta yang baik-baik dan yang terbaik. Malah dilarang berdoa untuk keburukan diri.

Istiqomah doanya, bukan saat susah mau dekat dengan tuhan. Setelah sudah lancar jaya tuhannya dilupakan. Jangan lupa minta didoaka oleh orang tua dan orang yang dekat dengan kita. Syukur alhamdulillah dan sangat baik kalau orang yang mendoakannya itu orang saleh, harus siap-siap dapat panggilan diterima kerja.

Baca Juga:  Kisah Sukses Blogger Indonesia Berpenghasilan Miliyaran
Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin