Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Nilai Dolar Naik, Pengunjung “Travel Fair” Tetap Ramai

Pusatsemangat.com – “Nilai Dolar Naik, Pengunjung “Travel Fair” Tetap Ramai”. Selamat menikmati info menarik dari kami. Jangan lewatkan untuk membaca informasi ini sampai selesai. Semoga bisa berikan inspirasi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar dolar yang terus meningkat terhadap rupiah sepertinya tidak terlalu berimbas pada minat berwisata, terutama ke luar negeri.

Hal itu terlihat ketika Kompas Travel Fair (KTF) 2018, di mana pengunjung terbilang membludak sejak pagi sebelum acara dibuka.

KTF 2018 yang berlangsung mulai 7-9 September di Jakarta Convention Centre (JCC), mulai pukul 10.00 WIB, telah dibanjiri antrean pengunjung sejak 07.30 WIB. Mereka yang datang lebih pagi rela mengantre untuk mendapatkan voucher cashback.

Baca pula: Kompas Travel Fair 2018 Resmi Digelar

Salah satu warga Jakarta yang mengantre di KTF, Yongki (48) mengatakan kenaikan dolar yang hampir menyentuh Rp 15.000 belum terlalu berdampak pada minatnya untuk beli tiket berlibur.

Menurutnya dengan banyaknya promo di travel fair, biaya akhir dari tiket atau paket wisata masih tetap terjangkau. Bahkan ia juga tak menyadari bila kenaikan berpengaruh pada tiket-tiket penerbangan atau biaya penginapan.

“Kebetulan saya masih tahun depan berangkatnya, dan masih ekonomis dengan promo paketnya, cashback pula,” ujarnya yang merencanakan liburan ke Hongkong pada Mei 2019.

Suasana Kompas Travel Fair, di JCC, Jakarta, Jumat (7/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Suasana Kompas Travel Fair, di JCC, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Hal serupa diutarakan Yuliani (38). Menurutnya biaya tiket dan wisata masih “bersahabat” bahkan masih sama dengan sebelum kenaikan dolar. Soal harga hidup di negara tujuan, ia akan berfikir nanti, sembari berharap nilai dolar turun.

“Ini kan kenaikan dolarnya nya baru beberapa minggu terakhir, sedangkan travel mempersiapkan acara ini sudah berbulan-bulan lalu, jadi masih biaya lama kayaknya, masih murah-murah kok,” ungkap Yuliani yang beli tiket ke Taiwan untuk Januari 2018.

Sementara itu Diah (29) warga Jakarta Selatan sempat khawatir akan harga-harga tiket pesawat yang naik sebab dolar. Tetapi kekhawatirannya mereda setelah melihat animo pengunjung di KTF yang masih tinggi.

“Awalnya saya khawatir, tapi ternyata gak terlalu (besar) ya bedanya, saya terakhir pula ke Thailand gak jauh beda. Ini bisa Rp 2,5 juta pp ke Bangkok, cashback lagi Rp 800.000 pakai (maskapai) full service,” tuturnya.

Menurut Diah, maskapai-maskapai di KTF yang menawarkan promo adalah maskapai full service, tetapi berani memberi biaya “miring”, sehingga hitungannya dapat lebih irit baginya.

Irfan (51) warga Pondok Bambu malah theran karna biaya tiketnya lebih ekonomis dari yang ia membeli awal tahun ini. Sebelumnya Irfan beli tiket ke Tokyo di luar promo, Rp 3,9 juta PP. Sedangkan dalam acara ini hanya Rp 3,4 juta.

“Saya malah bisa lebih ekonomis ke Tokyo, mungkin sebab ini promo ya. Kalau menurut saya sih tak lihat (kurs) dolar, pokoknya biaya cocok ya membeli saja,” pungkasnya.

Terimakasih telah membaca informasi dari kami tentang “Nilai Dolar Naik, Pengunjung “Travel Fair” Tetap Ramai”. Informasi ini pernah diterbitkan di sini. Jangan sampai tak baca informasi menarik lainnya ya.

Leave a Reply