Orang yang Rugi Saat Ramadhan

Ramadhan bulan mulia penuh keberkahan di dalamnya. Semua muslim menantinya hingga 11 bulan lamanya di setiap tahunnya. Bulan Ramadhan hadir kembali di hadapan kita maka hendaknya kita memanfaatkan kesempatan berharga ini supaya tidak tergolong orang yang merugi saat bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan ini sedang dihadapi. Janganlah kita termasuk orang yang merugi yaitu saat Ramadhan pergi namun dosa belum diampuni bahkan malahan dosa bertambah di tengah pintu ampunan melimpah.

Masih Maksiat
Orang yang merugi, mereka yang terbiasa bermaksiat. Orang yang terbiasa bermaksiat akan membenci bulan Ramadhan sebab bulan tersebut telah membatasi geraknya untuk berbuat maksiat sebab semakin sedikit kawannya juga fasilitasnya pun dibatasi.

Orang yang suka bermaksiat, orang yang merugi di bulan Ramadhan sebab saat itu orang lain sedang berlomba mendapatkan pahala dengan memperbanyak pahala dengan amalan ibadah, dia malah merusak dirinya dan berusaha menghancurkan lingkungannya dengan keburukan yang dikerjakannya.

Orang yang Rugi Saat Ramadhan

Malas Ibadah
Meruginya orqng yang bermalas-malasan beribadah di saat orang lain berusaha berlomba-lomba memperoleh pahala yang banyak namun malahan dia tidak dapatkan pahala sehingga ketika Ramadhan pergi pahalanya tetap sedikit.

Ramadhan, bukankah ia bulan yang setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya 1000 kali sampai tidak terhingga. Ketika dia bermalasan beribadah maka ruginya pahala tidak dapat satu pun.

Sedikit Ilmu
Sangat merugi ketika bulan Ramadhan dia ada di dalamnya sedangkan dia tidak mau menambah ilmu sehingga ibadahnya, amalannya tidak diterima dan tidak mendapatkan pahala karena ibadahnya bertentangan dengan syariat yang hasilnya bukan pahala yang didapatkan melainkan dosa yang bertambah karena ilmunya yang sedikit. Bisa jadi dia hanya ikut-ikutan saja sehingga apa yang dikerjakan orang lain dan dianggap benar, dia ikuti tanpa ilmu atau taklid buta.

Rate this article!

Leave a Reply