Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Pengobatan Diabetes Cara Alami Menggunakan Semut Jepang Paling Dicari

Diabetes atau Diabetes Mellitus (DM)

Dalam bahasa Yunani memiliki arti tembus atau pancuran air. Dari bahasa latin memiliki arti rasa manis, sedang di Indonesia DM dikenal dengan penyakit kencing manis, yaitu kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah menjadi tinggi karena tubuh tidak dapat memproduksi atau mengeluarkan insulin yang cukup. Dari beberapa tes secara langsung, pada umumnya air seni pengidap diabetes rasanya manis karena mengandung banyak gula.

Pengertian dan definisi Diabetes mellitus (DM). Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah akibat gangguan sekresi insulin. Diabetes mellitus di sebut juga penyakit kencing manis.  Dalam kamus besar bahasa Indonesia, definisi kencing manis adalah penyakit yang menyebabkan air kencing yang di produksi bercampur zat gula. Adanya kadar gula yang tinggi dalam air kencing dapat menjadi tanda-tanda gejala awal penyakit Diabetes mellitus.

Itulah beberapa definisi tentang diabetes. Penulis menyimpulkan definisi tersebut bahwa diabetes merupakan suatu gangguan sistem pencernaan yang dikarenakan tidak berfungsinya pankreas sebagai penghasil hormon insulin yang berfungsi sebagai pengendali kadar gula darah dalam tubuh sehingga kadar gula darah meningkat yang mengakibatkan terganggunya kesehatan. Lebih singkatnya, diabetes adalah penyakit kencing manis.

Baca: Solusi diabetes

Setiap makanan yang kita santap akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Dalam lambung dan usus, makanan diuraikan menjadi beberapa elemen dasarnya, termasuk salah satu jenis gula, yaitu glukosa. Jika terdapat gula, maka pankreas menghasilkan insulin, yang membantu mengalirkan gula ke dalam sel-sel tubuh. Kemudian, gula tersebut dapat diserap dengan baik dalam tubuh dan dibakar untuk menghasilkan energi.

Ketika seseorang menderita diabetes maka pankreas orang tersebut tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Itu yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi akibat timbunan gula dari makanan yang tidak dapat diserap dengan baik dan dibakar menjadi energi. Penyebab lain adalah insulin yang cacat atau tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan pankreas, sebuah organ di samping lambung. Hormon ini melekatkan dirinya pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel. Insulin bertugas untuk membuka reseptor pada dinding sel agar glukosa memasuki sel. Lalu sel-sel tersebut mengubah glukosa menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas. Dengan kata lain, insulin membantu menyalurkan gula ke dalam sel agar diubah menjadi energi. Jika jumlah insulin tidak cukup, maka terjadi penimbunan gula dalam darah sehingga menyebabkan diabetes.

Penyebab penyakit kencing manis atau diabetes tergantung pada jenis diabetes yang diderita. Ada 2 jenis diabetes yang umum terjadi dan diderita banyak orang yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.
Perbedaannya adalah jika diabetes tipe 1 karena masalah fungsi organ pankreas tidak dapat menghasilkan insulin, sedangkan diabetes tipe 2 karena masalah jumlah insulin yang kurang bukan karena pankreas tidak bisa berfungsi baik.

Cara Cek Gula Darah

Prosedur Cara Cek Gula Darah Sendiri – Guna memastikan ambang normal kadar gula tubuh ternyata bisa dikerjakan sendiri memakai alat ukur gula darah yang dinamakan glucometer. Tingkatan gula darah tubuh seseorang akan selalu berubah-ubah setiap waktu, contohnya setelah makan kadar gula dalam tubuh tentunya akan meningkat termasuk menu yang dikonsumsi karena setiap makanan mempunyai kandungan glukosa yang berbeda.
 

Sehingga disarankan untuk rutin mengerjakan pengukuran gula darah sendiri dan tidak harus pergi ke dokter. Cara cek gula darah sendiri saat ini mudah sekali dilakukan. Dengan selalu memonitor konsentrasi glukosa darah maka akan mempertahankan tekanan darah yang tidak berlebihan melebihi batas normal kadar gula darah manusia. Hal ini sangat penting bagi yang sudah terkena diabetes karena jika kadar gula terlalu tinggi akan beresiko menimbulkan komplikasi bagi penderita diabetes.

Kadar gula darah bisa dikatakan normal pada tubuh manusia jika dalam batas angka 200mg/dl, angka tersebut diukur saat 2 jam setelah makan. Berarti apabila diukur sebelum makan harus di bawah angka 200mg/dl. Lalu dengan cara cek gula darah apa yang bisa dilakukan untuk mengukur kadar gula dalam tubuh kita? Sebenarnya mengukur nilai gula darah cukup mudah tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengukur kandungan gula darah. Waktu pengecekan yang paling tepat adalah pagi hari sebelum sarapan pagi,sehingga hasilnya akan lebih akurat.Masing -masing strip terdapat waktu kadarluarsa ,untuk itu sebaiknya digunakan sebelum waktu kadarluarsa.

Jenis-jenis Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus (DM) di kelompokan menjadi beberapa tipe, yaitu:

1. Diabetes mellitus (DM) tipe I

Diabetes mellitus tipe I, organ pankreas pada tubuh penderita tidak bisa memproduksi insulin sama sekali. Sehingga, untuk bertahan hidup, penderita bergantung pada pemberian insulin dari luar melalui suntikan. Karena itu, diabetes mellitus tipe I ini juga dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Faktor penyebab Diabetes mellitus tipe I adalah infeksi virus atau reaksi auto-imun (rusaknya sistem kekebalan tubuh), yang merusak sel-sel penghasil insulin. Biasanya, gejala diabetes tipe 1 muncul mendadak, seperti tiba-tiba sering cepat merasa haus, sering buang air kecil (pada balita sering mengompol), badan menjadi kurus, dan lemah.

2. . Diabetes mellitus (DM) tipe II

Diabetes mellitus tipe II, adalah penyakit diabetes yang banyak sekali di derita orang. hampir 90% penderita diabetes adalah tipe II ini. Diabetes jenis ini disebut juga diabetes life style karena selain faktor keturunan, penyebab utamanya adalah gaya hidup tidak sehat. Umumnya, diabetes tipe ini mengenai orang dewasa yang berusia 30 tahun atau lebih, tapi akhir-akhir ini juga banyak mengenai orang-orang yang lebih muda. Gejala diabetes tipe 2 berkembang sangat lambat, bisa sampai bertahun-tahun. Penderita diabetes tipe 2 tidak mutlak memerlukan suntikan insulin karena pankreasnya masih menghasilkan insulin, tapi kerja insulin menjadi tidak efektif karena di dalam tubuh tengah terjadi resistensi insulin atau penurunan kemampuan hormon insulin menurunkan kadar gula darah.

3. Diabates mellitus gestasional,

Diabetes mellitus gestasional (GDM) adalah penyakit diabetes yang terjadi pada ibu hamil, yang disebabkan oleh gangguan toleransi glukosa pada pasien tersebut. GDM bersifat temporer dan akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Resiko yang dapat dialami oleh bayi meliputi makrosomia (berat bayi yang tinggi/diatas normal), penyakit jantung bawaan dan kelainan sistem saraf pusat, dan cacat otot rangka. Pada kasus yang parah, kematian sebelum kelahiran dapat terjadi, paling umum terjadi sebagai akibat dari perfusi plasenta yang buruk karena kerusakan vaskular. Suntikan insulin dapat di berikan tetapi dengan resiko karena peningkatan hormon insulin janin dapat menghambat produksi surfaktan janin dan mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan. GDM dapat disembuhkan, namun memerlukan pengawasan medis yang cermat selama masa kehamilan.

Penderita Diabetes mellitus atau kencing manis memerlukan kontrol gula darah secara teratur. Karena kadar gula darah yang tidak terkontrol (selalu tinggi, atau kadang tinggi kadang rendah, atau terlalu rendah) dapat menimbulkan komplikasi pada pasien DM. Komplikasi jangka pendek misalnya hipoglikemia. Sedangkan komplikasi jangka panjang yang dapat terjadi biasanya melibatkan pembuluh darah, sistem saraf yang dapat menyebabkan kerusakan organ-organ vital seperti otak, jantung, ginjal, mata, persarafan dan lain-lain.

Gejala Penyakit Diabetes Mellitus 

Mengenali gejala diabetes tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejalanya sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang. Anak dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut:

1. Sering Buang Air Kecil 
Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.

2. Sering Haus dan Banyak Minum

Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.

3. Berat Badan Menurun
Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

4. Mudah lelah
Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Gejala-Gejala Diabetes Tahap Lanjut 

Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.

1. Berat badan turun dengan cepat
Untuk penderita diabetes, jangan senang dulu jika berat badan Anda turun dengan cepat. Ini bukan diakibatkan karena diet yang sukses, namun lebih disebabkan karena pankreas mulai rusak. Pankreas memiliki tugas memproduksi insulin yang digunakan mengolah glukosa menjadi sumber energi. Karena pankreas pada penderita diabetes gagal mengolah gula menjadi energi, maka terjadilah resistensi insulin. Tubuh kemudian akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis, maka sasaran selanjutnya adalah otot. Akibatnya bobot tubuh akan terus menyusut.

2. Sering Kesemutan
Gejala ini terjadi karena pembuluh darah yang rusak, sehingga darah yang mengalir di ujung–ujung saraf pun berkurang.

3. Luka yang sulit sembuh
Ini adalah efek lain dari kerusakan pembuluh darah dan saraf selain kesemutan. Kerusakan ini mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit jika mengalami luka. Mereka bahkan kadang tidak sadar telah terluka. Gabungan kadar gula darah yang tinggi dan tidak adanya rasa nyeri, maka luka yang awalnya kecil dapat membesar menjadi borok dan bahkan membusuk. Jika sudah sampai tahap ini, amputasi merupakan satu-satunya jalan keluar atau solusi untuk menyembuhkannya.

Gejala Diabetes Pada Wanita

Sementara itu, sayangnya dari beberapa gejala khusus yang sering dialami wanita namun tidak disadari mereka. Lantas, gejala-gejala apa saja itu biasanya hadir itu? Di bawah ini ada beberapa gejala yang dapat Anda harus waspadai dan segera konsultasi ke dokter, menurut Imam, di antaranya sebagai berikut:

  • Infeksi vagina yang ditandai dengan munculnya keputihan secara berulang, meskipun telah mendapatkan pengobatan. 
  • Wanita yang mempunyai penyakit diabetes lebih mudah terkena infeksi jamur di daerah organ intim karena daerah tersebut mengalami kelambaban cukup tinggi. 
  • Mengalami gangguan fungsi hormonal karena aliran darah tidak lancar. 
  • Cenderung mengalami polycystic ovarian syndrome. Keseimbangan hormon terganggu yang akan menganggu sistem reproduksi. 
  • Pemicu diabetes juga, biasanya ditemukan pada wanita yang mengalami depresi. 
  • Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dibanding pria 

Penyebab dan Faktor Risiko Diabetes 

Untuk dapat mengetahui tentang diabetes anda harus mengerti bagaimana glukosa diproses tubuh secara normal.

Bagaimana glukosa bekerja secara normal
Glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa berasal dari dua sumber yang utama, yaitu makanan dan hati. Saat mencerna makanan gula diserap ke dalam aliran darah dengan dibantu oleh insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat). Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas.

Dalam proses ini hati atau liver bertindak sebagai gudang penyimpanan dan pusat pengolahan. Contohnya ketika anda tidak makan untuk beberapa waktu, hati akan melepaskan glukosa yang tersimpan untuk menjaga kadar glukosa tetap normal.

Penyebab Diabetes Penyebab diabetes tipe 1
Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam aliran darah.

Penyebab prediabetes dan diabetes tipe 2
Pada kondisi prediabetes – yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 – dan diabetes tipe 2, sel menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin. Alih-alih mengalirkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam darah. Penyebab pastinya tidak diketahui meskipun kelebihan lemak dan perilaku pasif merupakan faktor penting.

Penyebab gestational diabetes 
Saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon untuk menopang kehamilan. Hormon ini membuat sel lebih resisten terhadap insulin. Seiring pembesaran plasenta pada tiga bulan kedua dan ketiga, maka hormon tersebut semakin banyak dihasilkan. Normalnya pankreas akan merespon dengan menghasilkan lebih banyak insulin. Tetapi terkadang pankreas justru tidak mampu meresponnya. Ini membuat glukosa banyak menumpuk di darah dan tidak terserap ke dalam sel.

Faktor Risiko Terkena Diabetes
Faktor risiko diabetes didasarkan pada tipe diabetes.

Faktor risiko diabetes tipe 1 
Meskipun penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui, faktor keturunan mungkin mempengaruhi. Faktor lain yang memungkinkan yaitu terkena penyakit yang disebabkan virus.

Faktor risiko diabetes tipe 2

Lemak. Semakin banyak lemak pada jaringan tubuh anda, semakin tinggi pula resistensinya terhadap insulin. • Perilaku pasif. Perilaku pasif akan membuat lemak dalam tubuh tidak terbakar. Aktifitas fisik akan membantu mengontrolnya dan semakin banyak penggunaan glukosa untuk energi maka semakin sensitif sel anda terhadap glukosa. • Faktor keturunan. Resiko diabetes yang bersumber dari sejarah keluarga, jika keluarga dekat anda pernah mengidap diabetes, waspadalah jika diabetes juga dapat terjadi kepada anda. • Usia. Risiko akan meningkat seiring dengan usia dimana aktifitas fisik cenderung menurun. • Gestational diabetes. Jika anda memiliki gestational diabetes ketika hamil, maka risiko mengalami prediabetes dan diabetes tipe 2 akan meningkat kemudian. Jika bayi yang anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4 kilogram maka anda juga berisiko terkena diabetes tipe 2. • Polycystic ovary syndrome. Ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, tumbuh rambut yang terlalu banyak dan obesitas.

Kondisi lain yang terkait diabetes antara lain: 

  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi) 
  • Kolesterol tinggi 

Pencegahan Penyakit Diabetes 

Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Akan tetapi diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Makan makanan sehat dengan rendah kalori dan lemak Sering melakukan aktifitas fisik seperti dengan berolahraga Menjaga berat badan agar selalu ideal Gejala Penyakit Diabetes, Penyabab, Cara Pencegahan Menurut dr. Lenny Tan (Trainer, Pembicara, dan Praktisi Terapi Ozon) dari Klinik Terapi Ozon Bekasi, Terapi Ozon akan meningkatkan daya serap dan daya angkut sel darah terhadap oksigen yang dibutuhkan oleh otak dan organ tubuh lainnya termasuk pankreas. Dan akan disempurnakan oleh Terapi Laser Darah, yang mana pembuluh darah akan dialirkan laser. Terapi Laser Darah ini masuk melalui intravena, biasanya dilakukan setelah menjalani Terapi Ozon. Untuk Pengobatan Diabetes lainnya dapat menggunakan metode Laser Akupuntur (Tanpa Jarum) yang canggih sebagai salah satu teknik penyembuhan penyakit diabetes. Terapi Laser di titik – titik akupuntur sehingga proses penyembuhan akan semakin cepat. Dengan metode ini anda tidak akan merasakan rasa sakit dan lebih cepat dalam proses pemulihannya.

Pengobatan Diabetes Cara Alami Paling Dicari

Pengobatan Diabetes alternatif menggunakan SEMUT JEPANG

Semut Jepang dapat mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya untuk mengobati diabetes.  

Pengobatan pada penderita Diabetes. Aturan konsumsi :3 ekor semut untuk diminum – 2 kali sehari (3 hari konsumsi dalam seminggu).  Setelah itu diperiksa kadar gula Anda, jika cukup normal cukup 1 hari 1 semut ( 3 hari konsumsi dalam seminggu ) selama satu bulan.

Kandungan Semut Jepang

Kandungan semut jepang yang berupa “protein”  didalam tubuh semut jepang dapat berfungsi bagi kesehatan tubuh manusia antara lain :

  1. Kandungan semut jepang yang berupa “protein” didalam tubuh semut jepang berfungsi sebagai zat pembangun, yang berfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, menggantikan sel-sel yang telah mati dan aus terpakai sebagai protein struktural.
  2. Kandungan semut jepang yang berupa “protein” didalam tubuh semut jepang berfungsi dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai mikroba dan zat toksik lainnya yang datang dari luar dan masuk ke dalam tubuh.
  3. Kandungan semut jepang yang berupa “protein” didalam tubuh semut jepang adalah sebagai zat pengatur berfungsi dalam pengaturan proses-proses metabolisma dalam bentuk enzim dan hormone. Proses-proses metabolic atau reaksi biokimia diatur dan dilangsungkan atas pengaturan enzim. Sedangkan aktivitas enzim diatur lagi oleh hormon, agar terjadi hubungan yang harmonis antara proses metabolisma yang satu dengan yang lainnya.
  4. Dalam kromoson, Kandungan semut jepang yang berupa “protein” didalam tubuh semut jepang berfungsi dalam menyimpan dan meneruskan sifat-sifat keturunan dalam bentuk genes. Dalam genes ini tersimpan codon untuk sintesa protein enzim tertentu, sehingga proses metabolisma diturunkan dari orang tua kepada anaknya dan diteruskan ke generasi berikutnya secara berkesinambungan.

Beberapa manfaat dan khasiat lainnya dari semut jepang:

  • Menjadikan kadar kolesterol dalam darah normal bagi yang memiliki kadar kolesterol dalam darah yang cukup tinggi.
  • Dapat meringankan dan mengobati penyakit jantung. (silahkan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter anda)
  • Bisa meringankan dan mengobati asam urat, bagi yang memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh.
  • Membuat tekanan darah menjadi stabil bagi yang memiliki penyakit darah tinggi/hypertensi.
  • Menjadikan kadar gula dalam darah stabil bagi para pengidap penyakit diabetes.
  • Menambah vitalitas bagi pria dan wanita yang memiliki aktivitas jam kerja yang tinggi dan sibuk setiap harinya, membuat tubuh lebih bugar.

Leave a Reply