Pentingnya Belajar Mandiri Sejak Dini

Kemandirian perlu ditanamkan sejak kecil. Kemandirian tersebut merupakan modal penting bagi anak ketika dewasa nanti. Anak yang mandiri selain mampu menyelesaikan persoalan hidupnya juga akan dapat menyelesaikan persoalan yang ada di sekitarnya.

Pentingnya belajar mandiri tersebut semestinya dibiasakan sejak dini. Sejak balita pun bisa diajarkan kemandirian kepada anak. Tidak harus memaksakan sesuatu agar anak bisa mengerjakan sesuatu oleh dirinya sendiri. Buatlah anak senang mengerjakan pekerjaan tersebut.

Anak-anak sangat senang jika diajak bermain bukan? Ajaklah anak bermain dan mengarahkannya melakukan suatu pekerjaan. Anak-anak suka main air misalnya. Ajak anak mendatangi tanaman di kebun atau taman. Bawakanlah air di dalam ember beserta gayungnya. Mintalah dia meniru Anda sebagai orangtua menyirami tanaman. Boleh pakai alat semprot karena akan dianggap asik oleh anak.

Ibu-ibu sibuk nyuci baju di kamar mandi. Anak jangan dibiarkan main sendiri. Ajaklah main air bersama Ibu. Perlihatkan cara Ibu mencuci baju. Anak akan terbiasa melihat dan pasti mengikuti apa yang sedang dilakukan oleh ibu.

Begitu pula saat melihat lantai mulai lengket. Jangan jauhkan anak dari ibu. Biarkan anak melihat ngepel lantai. Nanti anak tersebut akan reflek ketika melihat lantai kotor dan langsung mengepel atau mengelapnya sendiri.

Ketika menyapu lantai, sediakan dua sapu. Berikan satu sapu untuk anak. Menyapulah seperti biasa. Anak senang jika orang tua mempercayainya untuk mengerjakan sesuatu bersama-sama. Dengan kebiasaan tersebut, anak akan belajar dari setiap pekerjaan. Mereka akan mengira bahwa setiap pekerjaan itu ringan dan menyenangkan. Walaupun hasilnya masih belum seperti yang diharapkan, biarkan.

Pentingnya Belajar Mandiri Sejak Dini

Sayangnya orangtua malah melarang anak mengerjakan sesuatu. Jangan lakukan ini, jangan lakukan itu. Jauh-jauh dari bapak atau ibu. Jangan dekat-dekat nanti begini dan begitu. Segala larangan tersebut membuat anak menjadi manja dan susah menyelesaikan masalah walau itu sangat sederhana. Selain itu karena terbiasa diam, anak akan belajar malas karena Aktivitas-aktivitas yang sebenarnya baik malah dilarang untuk dikerjakan. Ini bukan eksploitasi, inilah pendidikan mandiri pada anak sejak dini maka jangan salah mengerti.

Baca Juga:  Cara Tumbuhkan Iman pada Anak

Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin
Rate this article!