Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Tips agar Kemarau Berakhir

Kemarau panjang menyebabkan kekeringan di mana-mana. Air yang seharusnya banyak malah harus dibeli dengan cara mengantri. Air bersih menjadi barang langka. Padahal air termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Nyatanya air sekarang harus dibeli. Jika kehabisan maka harus menunggu hingga pagi datang lagi. Minum, masak, mencuci dan mandi harus benar-benar menghemat air. Sebab harganya bisa menjadi melambung tinggi ketika kemarau terlalu panjang. Saat hujan masih tertahan.

Ada pula yang harus berkilo-kilo meter berjalan hanya untuk mendapat air bersih dari sumur atau sungai. Mata air mulai kering, sawah dan ladang pun ikut mengering. Gagal panen terjadi juga. Semakin mahal pula bahan makanan pokok. Beras dan sayuran makin susah dicari. Harganya melambung tinggi.

Kemarau panjang akan segera berakhir ketika manusia berpikir. Hakikatnya pengatur turunnya hujan adalah tuhan. Namun manusia karena kesombongannya meninggalkan tuhannya.

Hujan pun turunnya ditahan karena manusia lakukan kelalaian. Kehidupan dunia mengalahkan kebenaran, menyebarlah kemaksiatan.

Hukum-hukum dibuat dengan hawa nafsu. Tak pedulikan orang hilir dan hulu. Yang terpenting harta tertimbun rapi. Walau harta dari korupsi. Seperti tidak mengerti arti mengabdi.

Minuman keras dihalalkan. Perjudian, pelacuran dilokalisasi. Hiburan beranak binak. Huru hara di sana sini. Kemiskinan tidak peduli. Yang penting senang. Agama hanya sebatas identitas bukan sebagai ideologi yang membetuk masyarakat berbudi.

Bila ingin kemarau berakhir. Bila ingin kekeringan berakhir. Bila ingin bencana berakhir. Bila ingin penderitaan berakhir. Bila ingin kemiskinan berakhir. Kembalilah seperti saat lahir. Hentikan perbuatan ketir. Allah  mengatur rezeki, membuat semua derita itu berakhir. Dia kuasa atas batin dan lahir. Hujan tida akan ditahan hingga akan kita lihat air kembali mengalir.

Leave a Reply