Tips Menulis Saat Belum Ada Ide

Bukan tidak mungkin suatu saat keadaan jadi seperti ini. Tidak punya ide sama sekali buat nulis. Apa yang mau ditulis sedangkan ide tidak satu pun mau muncul di atas kepala. Ini yang sedang terjadi saat ini pada diri saya saat memulai menulis artikel yang sedang Anda baca ini.

Kalau saya mikir terus, kapan mulai nulisnya. Jadi saya putuskan untuk mulai menulis walaupun saat ini tidak ada ide. Tapi inilah ide sebelum ide datang. Belum ada ide, menulis sajalah. Secara tidak sadar, tulisan semakin bertambah. Lumayan sekarang sudah saya tulis dua paragraf sampai kalimat ini berakhir dengan tanda titik.

Berawal dari tidak ada ide, ujungnya paragraf ketiga dan seterusnya mulai ditulis. Entah saat ini masih belum tahu kuatnya sampai paragraf berapa.

Belum Ada Ide

Terus harus cari kemana jika ide menulis tidak ada. Biasanya yang sering saya lakukan saat ide tak kunjung datang yaitu bikin tenang perasaan. Saat jiwa tenang dan senang pasti saja ada ide bermunculan.

Yang dilakukan saat ide berdatangan semakin deras, mubadzir kalau dibiarkan lepas yaitu mengikatnya dengan tulisan berupa catatan kecil. Beli saja buku kecil yang bisa masuk ke saku atau buat kertas kosong seukuran kartu kredit supaya bisa masuk ke dalam dompet dan bisa dibawa ke mana saja.

Tulis ide yang datang. Tangkap semua jangan sampai ada yang terlewat. Setelah itu baca saat istirahat atau menjelang waktu mulai menulis. Kelompokkan sesuai tema dan mulai rangkai paragrafnya.

Misalnya dari satu ide dibuat beberapa sub untuk nantinya bisa dikembangkan. Satu sub jadi 2-5 paragraf. Kalau satu ide punya 5 buah sub maka bisa ditulis sampai 25 paragraf.

Yuk bantu share. Semoga jadi amal jariyah dengan ikut berbagi ilmu bermanfaat ini. Aamiin.
Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Pin on Pinterest
Pinterest
Share on Tumblr
Tumblr
Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply