Tsingy de Bemaraha National Park, Hutan Batu di Madagaskar untuk Para Petualang

Pusatsemangat.com – Motivasi dan Inspirasi terbaru tentang Tsingy de Bemaraha National Park, Hutan Batu di Madagaskar untuk Para Petualang. Jangan dilewatkan informasi menarik ini dan pastikan Anda baca sampai selesai. Semoga informasi ini bisa menginspirasi Anda.

Tsingy de Bemaraha National Park, Hutan Batu di Madagaskar untuk Para Petualang

TRIBUNTRAVEL.COM – Kalau hutan identik dengan pohon dan tumbuhan, namun ada satu tempat di yang dijuluki sebagai hutan batu yang bernama Tsingy de Bemaraha.

Terletak di Melaki, , Tsingy de Bemaraha ialah hutan batu terluas di dunia.

Tsingy de Bemaraha ialah bebatuan karst yang terbentuk secara alami di dalam taman nasional seluas 1.500 km persegi.

Berdasarkan beberapa orang peneliti, batu-batu yang berbentuk lancip ini terbentuk dari tetesan air hujan yang mengguyur kawasan hutan selama ratusan tahun.

Ketika ini Taman Nasional Tsingy de Bemaraha masuk dalam situs warisan dunia yang dilindungi oleh .

Namun taman ini tak memerlukan pejagaan atau pagar tinggi yang mengelilingi taman nasional ini, sebab taman ini sudah cukup membahayakan bagi manusia jadi tak ada yang akan menghancurkannya.

Di taman ini berdiri batu-batuan kapur lancip seperti tombak yang bergerigi.

Ketika ini Taman Batu Tsingy de Bemaraha dapat diakses oleh para wisatawan baik dalam maupun luar negeri, namun untuk menuju ke taman ini tidaklah gampang.

Kamu harus berkendara dari Kota Morondava di pantai barat menuju Tsingy de Bemaraha dengan jalan yang tak beraspal, setelah itu kamu pula harus menaiki rakit yang terbuat dari kayu pirogue untuk menyeberangi dua buah sungai yang cukup lebar.

Perjalanan dari Kota Morondava menuju Tsingy de Bemaraha kamu akan ditemani pemandangan yang khas dari Madaskar seperti pepohonan adidonia grandidieri baobab, tumbuhan khas di Madagaskar.

Pada ketika matahari terbenam, pohon-pohon ini membentuk siluet yang elok untuk kamu nikmati.

Setelah menyelesaikan penyebrangan yang kedua, kamu akan tiba di desa kecil terakhir yaitu desa Bekopaka, disini tak sedikit sekali pemandu yang dapat mengantarkanmu ke Taman Tsingy de Bemaraha.

Mendaki bebatuan di Tsingy tidaklah gampang, kamu harus mengenakan perlengkapan pendakian yang lengkap dan mulai mendaki bebatuan yang berdiri tegak.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk dapat sampai di puncak bebatuan Tsingy de Bemaraha, namun susah payah yang dikeluarkan sebanding dengan pengalaman petualangan yang didapatkan.

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Selengkapnya Terimakasih sudah membaca informasi Tsingy de Bemaraha National Park, Hutan Batu di Madagaskar untuk Para Petualang. Baca pula informasi menarik lainnya di bawah ini.

"Kita tidak pernah tahu bahwa ilmu dari link yang kita sebar mungkin dapat merubah hidup seseorang."

Leave a Reply