Veneer Gigi, Ini yang Harus Anda Ketahui

0
58

Veneer gigi adalah prosedur medis yang bertujuan untuk memperbaiki penampilan gigi seseorang dengan cara menempelkan veneer di bagian depan gigi. Veneer dapat menutupi kecacatan pada gigi, seperti bentuk, warna, dan ukuran gigi yang tidak sesuai dengan keinginan pasien.  

Veneer Gigi, Ini yang Harus Anda Ketahui - alodokter

Veneer umumnya terbuat dari resin atau porselen, dan akan menempel secara permanen pada gigi. Berbeda dengan implan gigi atau gigi, veneer hanya menutupi bagian depan saja, tidak mengganti gigi seluruhnya. Implan gigi mengganti gigi hingga ke akarnya, sedangkan gigi menutupi seluruh bagian mahkota gigi, tidak hanya bagian depan saja.

Prosedur pemasangan veneer gigi pada pasien dapat dilakukan secara maupun atau. Pada pemasangan veneer gigi , bagian gigi yang akan dipasang veneer akan digerus terlebih dahulu hingga mencapai lapisan bawah enamel gigi agar veneer terpasang dengan baik. Gigi yang digerus akan berubah bentuknya secara permanen dan seringkali prosedur ini cukup menyakitkan, sehingga harus dibantu dengan anestesi atau bius lokal. Sedangkan pemasangan veneer gigi hanya mengubah sedikit enamel gigi dan tidak sampai menggerus bagian bawah enamel gigi. Pemasangan veneer gigi tidak memerlukan anestesi lokal.

Veneer gigi umumnya diminta pasien untuk alasan kosmetik dan memperbaiki penampilan. Dengan veneer, warna gigi dapat menjadi lebih cerah, serta dapat membuat senyum seseorang lebih simetris. Veneer gigi dapat juga dilakukan untuk memperbaiki:

Veneer tidak bisa sembarangan dipasang pada tiap orang. Beberapa orang yang sebaiknya tidak menjalani veneer gigi adalah:

Perlu diingat bahwa prosedur veneer gigi merupakan prosedur ireversibel. Artinya, jika selama prosedur veneer gigi ada perubahan bentuk gigi, perubahan tersebut tidak dapat dikembalikan seperti semula. Risiko lainnya adalah gigi yang ditempelkan veneer akan lebih sensitif dari gigi lainnya. Hal ini terjadi karena adanya pengikisan enamel gigi sebagai bagian dari persiapan veneer gigi. Hilangnya enamel akan menyebabkan bagian dalam gigi lebih sensitif terhadap gangguan-gangguan, seperti makanan atau minuman panas dan dingin.

Veneer juga dapat mengalami kerusakan seperti gigi lainnya. Khusus bagi pasien yang memiliki kebiasaan menggeretak gigi, sangat tidak direkomendasikan untuk menjalani prosedur veneer gigi.

Sebelum veneer gigi dilakukan, pasien akan menjalani pengecekan awal. akan mengevaluasi kondisi gigi dan mulut pasien untuk memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit gigi atau gusi, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, perdarahan gusi, atau penyakit akar gigi. Dokter juga akan melakukan foto Rontgen panoramik gigi untuk memastikan kesehatan gigi. Setelah pemeriksaan awal, gigi pasien akan digerus terlebih dahulu untuk menghilangkan lapisan enamel gigi. Proses penggerusan ini bisa menggunakan bius lokal atau tanpa bius tergantung jenis venner gigi yang pasien pilih. Gigi pasien yang akan dipasangi veneer kemudian diukur menggunakan alat cetakan khusus dan cetakan ini akan menjadi dasar pembuatan veneer yang akan dipasang pada pasien.

Dokter gigi juga dapat memastikan kerapian gigi agar veneer yang dipasang dapat serasi dengan gigi lainnya. Metode penyerasian gigi dapat dilakukan melalui pemasangan kawat gigi sementara. Waktu pembuatan veneer gigi di laboratorium adalah sekitar 2-4 minggu.

Dokter gigi akan menjadwalkan untuk dengan pasien. Langkah pertama pemasangan veneer gigi adalah menyocokkan ukuran, bentuk, dan warna gigi dengan veneer gigi yang akan dipasang. Bila diperlukan, veneer gigi akan dikikis sehingga terlihat sesuai. Setelah dicocokkan, dokter akan membersihkan permukaan gigi yang akan dipasangi veneer dengan saksama untuk memastikan permukaan gigi bersih dari bakteri dan terhindar dari kerusakan.

Dokter gigi akan melakukan penggerusan enamel gigi kembali, agar permukaan gigi menjadi kasar, sehingga memudahkan veneer menempel di permukaan gigi dan menempel lebih lama. Veneer kemudian ditempelkan pada gigi menggunakan zat semen khusus agar menempel dengan kuat. Sinar ultraviolet dapat digunakan untuk membantu mengeringkan zat semen tersebut lebih cepat. Proses pemasangan veneer ini kurang lebih sekitar 30 menit.

Jika dirasa sudah menempel dengan baik, dokter akan melakukan pengaturan veneer terakhir untuk memastikan veneer menempel dengan baik dan membuang zat semen yang tersisa. Dokter akan menguji kemampuan menggigit pasien setelah dipasangi veneer. Dokter juga akan mengatur jadwal kontrol untuk memastikan veneer terpasang dengan baik.

Masa pemulihan pasien pasca prosedur veneer gigi tidak lama dibanding tindakan medis gigi lainnya. Pasien yang sudah menjalani pemasangan veneer gigi dapat langsung makan atau minum. Pada beberapa kasus, gigi yang baru ditempeli veneer akan terasa aneh dan kasar. Ini biasanya berasal dari sisa-sisa semen gigi yang menempel dan mengering di permukaan gigi. Sisa-sisa semen tersebut akan tergerus dengan sendirinya, namun jika masih ada setelah berhari-hari, pasien dapat meminta dokter gigi untuk menghilangkan sisa semen tersebut.

Veneer porselen umumnya dapat bertahan hingga 10-15 tahun sedangkan veneer komposit dapat bertahan selama 5-7 tahun. Untuk menjaga umur veneer, pasien dapat menerapkan langkah-langkah pemeliharaan, seperti:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here