Mau Punya Website? Mulai 50rb saja Anda sudah bisa punya website sendiri

Wisata ke Gunung Pangrango Bukan Hanya Pendakian, Ini Pilihannya

Pusatsemangat.com – “Wisata ke Gunung Pangrango Bukan Hanya Pendakian, Ini Pilihannya”. Selamat menikmati info menarik dari kami. Jangan lewatkan untuk membaca informasi ini sampai selesai. Semoga dapat memberikan inspirasi.

BITUNG, KOMPAS.com – Obyek wisata di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) bukan hanya puncak gunung yang lazimnya didaki kaum belia, tetapi banyak obyek lainnya bahkan ramah keluarga.

Kawasan TNGP terbentang di tiga wilayah, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat. Dari ketiga wilayah tersebut memiliki potensi lingkungan hingga wisatanya masing-masing di luar puncak Gunung Gede dan Gunung Pangrango.

Dikutip dari data TNGP saat mengikuti perayaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih, Bitung, Sulawesi Utara, TNGGP memiliki 58 sungai dan 1.075 anak sungai.

Dari banyaknya sungai tersebut menghasilkan 17 air terjun yang lazim disebut curug di Jawa Barat. Curug-curug yang populer dikunjungi wisatawan ada Curug Nangka, Curug Luhur, Curug Cibeureum-Cibodas, Curug Sawer, Curug Cipadaranten, Curug Ciwalen, Curug Cikaracak dan Curug Beret.

Curug Cibeureum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2016).KOMPAS.COM/BUDIYANTO Curug Cibeureum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2016).

“Banyak curug yang justru ga di jalur pendakian, jadi khusus wisata curug aja sama bumi perkemahan,” tutur Wita, Staf Penyuluh dan Komunikasi Masyarakat TNGP pada KompasTravel di sela acara HKAN, di Bitung, Kamis (30/8/2018).

Selain curug-curug ada juga telaga dan danau bagi wisatawan yang suka bermain air, seperti
Telaga Biru di Cibodas, Cianjur, dan Danau Situgunung, di daerah Sukabumi. Keduanya juga disebut ramah bagi keluarga sebagai wisata rekreasi dan edukasi.

Untuk pusat pendidikan pelajar dan mahasiswa, TNGGP punya Bodogol yang masuk kawasan Lido, Kabupaten Bogor. Di Bodogol ini terdapat pusat studi konservasi alam yang dikemas dengan aktivitas trekking, kemah, outbound, hingga kelas-kelas pelatihan.

“Di Bodogol juga bisa lihat hasil-hasil kamera trap yang ada di TNGGP, hewan-hewan apa saja, sama ikut patroli polhut juga bisa,” trang Wardi, Polisi Hutan TNGGP kepada KompasTravel, dijumpai di acara yang sama.

Seekor owa jawa bertengger di dahan pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa.Barat, Rabu (21/12/2016).KOMPAS.com/Budiyanto Seekor owa jawa bertengger di dahan pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa.Barat, Rabu (21/12/2016).

Ia menambahkan kini wisata yang paling baru ialah bersepeda menuruni perbukitan, atau downhill. Wisata ini sejak dahulu memang sudah ada yang melakukan, tetapi hanya komunitas tertentu.

“Belakangan mau dibuka umum (wisata sepeda), termasuk ya disediakan sepeda buat sewa kalau wisatawan ga bawa, kan ada (wisatawan) yang dari jauh-jauh tu,” ucapnya.

Rute yang ditempuh wisata sepeda tersebut sekitar empat sampai lima kilometer dari Pusat Pendidikan Konservasi Bodogol ke daerah Cilengkong.

Sedangkan obyek wisata minat khusus yang lainnya ada goa, seperti Goa Lalay, Goa Gumuruh, juga rawa pegunungan, yaitu Rawa Denok dan Rawa Gayonggong.

Di samping itu kawasan TNGGP yang masuk ke Sukabumi memiliki jembatan gantung canopi trail dengan panjang 243 meter di atas ketinggian 120 meter. Wisata ini kerap dikunjungi wisatawan milenial karena dianggap instagramable.

Bangunan rumah panggung pondok jaga Pondok Polygala di TNGGP Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/5/2018). Rumah yang dibangun sekitar tahun 1983 itu termasuk yang akan dibongkar dan diganti dengan bangunan permanen.KOMPAS.com/BUDIYANTO Bangunan rumah panggung pondok jaga Pondok Polygala di TNGGP Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/5/2018). Rumah yang dibangun sekitar tahun 1983 itu termasuk yang akan dibongkar dan diganti dengan bangunan permanen.

Bagi yang ingin wisata agro, TNGGP memiliki beberapa perkebunan yang dikelola warga sebagai wisata agro. Salah wisata petik hasil pertanian hutan Gekbrong di Kecamatan Gekbrong, Cianjur.

“Ada juga Kampung Geger Bentan, Desa Cimacan, Cipanas ada wisata panen sayuran dan menanam sampai mancing yang dikelola warga langsung. Dulunya warga itu penebang perambah di kawasan TN,” tutur Wita yang berperan mengedukasi masyarakat di kawasan TNGGP.

Tidak ada habisnya memang jika kita menjelajah kawasan taman nasonal yang satu ini. Jadi kapan Anda memulai untuk menikmati keasrian alamnya sambil belajar lingkungan hidup di TNGGP?

Terimakasih telah membaca informasi dari kami tentang “Wisata ke Gunung Pangrango Bukan Hanya Pendakian, Ini Pilihannya”. Informasi ini pernah diterbitkan di sini. Jangan sampai tidak baca informasi menarik lainnya ya.

Leave a Reply